puisi cinta

MENANTI JEMARI

Ladang kesabaranku masih membentang sayang

Yang terus ku pupuk melawan sepi

Menyusun jarak hingga rindu bersemi

(Namun kusembunyikan rindu di balik kata

Hingga kudus cintaku bisa kau rasakan)

 

Badai memang mudah berimprovisasi

Dan seringkali kita terjatuh

Namun kembali kau ulurkan jemarimu

Untuk bernyanyi bersama langkahku

 

Kasih…. jika bukam karena akar kesabaranmu yang maha

Mungkin ranting pepohonan kita

Akan jatuh dan mengalir

Bersama aliran sungai

 

Kasih..

Kembali ku ingin genggman jemarimu

Yang pandai merajut mawar

Hingga durinya patah dan hilang

Dan kita kecup kebersamaan

elsa novita

24/10/2010

10.35

BULLSHIT

Terbunuh kata sang pujangga

Terguyur hujan hingga bercucuran

Kini ku buang benih kasih itu

Karena kata yang berbunyi hanya BULSHIT semata

 

Awan mungkin bisa bersembunyi

Mengiringku pada balik cahaya

Agar katamumu yang menyengat

Tak mampu ku dengar lagi

 

Bullshit….!!!

Cintamu lebih hina

Dari seribu debu

Yang menempel di ujung sapu

 

Sudahlah

Enyah dari lembaran malamku

Aku ingin berlayar

di atas waktu jauh dari kemunafikan

elsa novita

24/10/2010

10.oo

PATAH HATI

Langit  jiwaku retak

Bersama tangis kerapuhan

Mungkin memang salahku

Yang tak ada saat kau rindu

 

Kasih…

Kau bunuh cintamu untuku

Lalu kau bernyanyi riang

Bersama alunan angin

Yang terus meriuh

 

Ada perih di sela-sela langkahku

Yang kekal hingga mentari terbenam

Biar waktu berjalan cepat

Sampai aku bertarung dengan hati

Menghempas namamu

Melempar kisah

Pada srigala yang lapar

Hingga musnah tertelan lapar

 

Terimakasih atas cintamu yang hangat menyelimuti jiwaku

Terimakasih atas sayangmu yang slalu ada saat aku terjatuh

Terimasih atas resahmu yang slalu hadir saat aku jauh darimu

Terimasih atas bunga mawar yang sering kau titipkan pada lembar malam minggu

Terimakasih atas amarahmu yang kadang kala kau tumpahkan

Terimakasih atas cemburumu saat ada lalaki mengedipkan mata hatinya untukku

Terimakasih karena kau patahkan hatiku SAAT AKU BEGITU MENCINTAIMU

elsa novita

24/10/2010

11.40

Advertisements

puisi cinta

 

 

SENANDUNG RINDU UNTUK KEKASIH

 

Puisiku telah sampai

Pada kata rindu yang berbisik pelan

Tak dapat ku maknai alunanya

Seperti resah ranting pohon

Yang bergoyang getas

 

Senandung rindu ingin ku alunkan

Untukmu yang seringkali

Membawa ketulusan cinta

Dengan bungkus kasih cintamu

 

Sayang..

Mampukah kau rangkul rindu ini

Yang tertahan dalam jeruji waktu

Agar aku mampu menjinakan sepi

Tanpa kau si sampingku

 

Kamis, 23 dec 2010

09.43

 

 

ELEGI MALU DI PAGI HARI

 

Ah….

Aku malu pada langit pagi

Setelah kutulis gerimis hati

Yang penuh dengan teki

Namun aku tetap mengirimkan kata itu

 

Sungguh…!

Aku lupa

Bahwa bunga tak selamanya mekar

Bahwa malam tak selamanya sunyi

Bahwa rekaan tak selamanya benar

 

Sungguuh aku malu pada lembaran pagi ini

Aku malu pada sinar mentari yang mentertawakanku

Aku malu pada bias cahaya yang memudar

Aku malu pada lelaki yang membentangkan kesibukan

Namun aku tak mau mengerti

 

Aku ingin bersembunyi

Di balik ketiakmu

Agar kau tak mampu

Menatap merona diri yang leleh ini

 

Maaf…..

Mungkin aku tak sempurna mempercayaimu

Namun aku ingin kau tau

Bahwa aku merindukanmu

Sungguh merindukanmu…

 

Kamis, 23 dec 2010

10.15

 

PERLAHAN MENJAUH

 

Hari hanya menyisakan mendung di langit

Saat ku berlari menjauh dari kata

Untuk mengejar tegar

Dan menemukan pohon rimbun

Agar mampu ku sembunyikan cemburu

 

Barangkali keteduhan akan menyapa

Dalam hati yang semakin menyala

Kudapati diri menggendong mimpi

Dalam bisu menganyam bahasa

 

 

Ah…

Perih ! saat ku dapati

Be;lahan jiwa merakit kasih

Dengan wanita yang NTAH

 

Aku hanya sembunyi

Di balik dedaunan yang getas

Perlahan menjauh

Hingga ku dapati diri

Bercengkrama dengan keikhlasan

 

Kamis, 23 dec 2010

09.28

 

puisi cinta

Cinta di sejadahku

Bangunkan raga yang terlelap ini

Aku hanya takut hitam terbenam di dadaku

Setelah cinta singgah di sejadahku

Dan mengalunkan doa yang selalu mengusap sujudku

Elsa Novita S

22 desember 2010

Dekap jiwaku

Dekap dan usap jiwaku, Tuhan

Walau mungkin di bulan ke 13

Aku bisa menggenggam jemarinya

Kini, ku titipkan cintaku untuknya pad-Mu

Elsa Novita S

22 desember 2010

Mawar Dalam Pelukan

Setangkai bunga mawar

Dalam helai malam minggu

Diam-diam ku catat

Dalam lembar terakhir buku harianku

“sehalai minggu kau beri aku bunga mawar

Maka hari-hariku adalah mawar dalam pelukan

Yang tek pernah layu”

Mawar dalam pelukan

Ku dekap.. semakin erat

Diam-diam sunyi

Kukepak sayapku

Dan ku jemput

Puisi kupu-kupu indah

Kutebar halaman hati

Dengan harum semerbak bunga mawar

Dari kekasih tercinta

Elsa Novita S

2005

Bukankah

Saat hati menoleh cinta di ujung senja

Tak lagi ku mampu melukis indah kedipan bintang

Keterasingna menyeretku dalam tidur lelap

Lembaran malam tersenyum

Hingga hati mencucurkan air mata

Tak mampu ku buka hati

Untuk cinta dalam keterasingan

Wanita memaki hati

Terlukis lewat tetes darah

“ bukankah dalam senyum tak dapat diingkari

Lukisan indah dalam cinta helai pagi

Tapi nengapa tak mampu kau berikan

Embun dalam cinta sesederhana mentari pagi”

Elsa novita S

2005

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!